HERO
Hero Team
Haii, kali ini gue bakal menulis tentang mereka, pengisi waktu gue selama 3 tahun SMA.
Ternyata lama juga ya jarak postingan gue, dulu gue berpikir akan mencoba untuk berusaha konsisten dalam menulis, eh teryata ada-ada aja yang menghambatnya, mau itu faktor dalam atau luar diri gue sendiri. Nih gue bakal mulai nulis lagi tentang pertemanan gue di SMA.
Ini dia teman sepermainan gue, yang bisa dibilang kita dekat banget karena osis. Dengan mereka banyak banget cerita indahnya, momen-momen berbagi canda, tawa, bahkan kesedihan. Bahkan, kita juga sudah saling kenal dengan keluarga masing-masing (walapun backgroun kita beda dari dulu, SD,SMP tidak pernah bareng dekat nya ketika SMA dan di masa osis aja). Gue yang berasal dari kota Duri, Riau, SMP gue di Ponpes Pasia, Viona yang berasal dari Lubuk Basung, SMPnya juga di Lubuk Basung, Gilang, yang berasal dari Baso, dan SMPnya di SMPN 1 Baso, Fani, yang berasal dari Balaigurah, SMPnya di SMPN Balaigurah, Atika, yang tinggal di Parik Putuih, SMPnya di SMPN 1 Ampek Angkek, Arul yang tinggal di Panampuang, SMPnya di SMPN 1 Ampek Angkek, walaupun satu smp dengan Atika tapi mereka tidak saling kenal, karena Arul satu tahun di bawah kita.
Okelah, bagusnya gue perkenalkan dulu ngga sih, mereka dengan karakternya masing-masing. Jujur aja, mereka punya karakter yang unik-unik, gue aja nulis isi sambil ngebayangin gimana kita saling bertemu dulu dan ngga bisa nahan ketawa.
Pertama, sohib yang super gila gue, ngga ada dia ngga rame. Teman yang tidak tau malu sama sekali mau melakukan apapun, di publik ataupun tidak. Dia kocak amat, dan hobi banget ketawa, kadang juga hobi nangis kalau masalah percintaan (hahaha). Yang gue salutin dari dia, jiwa empatinya tinggi sekali, tidak bisa melihat orang susah, kadang dia juga mau nangis sendiri melihat orang yang lagi kesusahan. Dia juga sering kita sebut dengan sumber makanan kita, karena dia hobi makan, dan selalu bawa makanan (stock makanan ada terus). Satu hal yang gue ngga bisa lupa dari dia, kalau kita lagi makan bareng, pasti air minum mineral gue bakal di salinnya ke tempat air minum dia, sampai-sampai gue yang kekurangan minum. Yap di bawah ini dia, manusia langka yang pernah ada.
| Viona Mellisa |
Kedua, si nyinyir yang kalau ngomong orang lain juga susah untuk mengerti, apalagi kita, tapii karena kita teman, kita paham pahami aja. Yang selalu gue usilin dan gangguin, kadang juga sempat buat dia sampai nangis, kadang juga menghibur dia dari segala masalah yang ada dalam hidupnya. Oh iyaa satu-satu nya orang yang manggil gue oom di SMA, ntah dari mana datang oom nya dia (atau mungkin wajah gue yang boros ya kaya om om), tapi hobi aja dia manggil gue oom. Pany juga salah satu yang paling aktif organisasi di SMA, selain osis dia juga anak Pasus.
| Audini Sari Fani |
Ketiga, sering di panggil bos, karena dia ketua umum MPK pada saat itu, pandangan orang ke dia, kayaknya dia galak, pemarah, susah di ajak bercanda, dan kebanyakan junior takut sama dia. Padahal sama kita dia usil banget dan sering membuat fani menjadi kesal dengan tingkahnya. Tapi emang iya sih dia agak formal orangnya, formal-formal juga asik di bawa bercanda. Dan juga dia hobi belajar paling tidak bisa di ganggu jam belajar dia, disiplin sih soal pembelajaran, dan juga termasuk orang terpintar sih di antara kita (soalnya di kelas unggul ipa), dan juga selain ketua umum di MPK dia juga ketua di Pasus.
| Gilang Dwi Satria |
Kempat, yang selalu mengaku dirinya lah yang paling comel di antara kita, sebenarnya gimana ya, iya juga sih. Dia juga memiliki jiwa kepemimpinan yang bagus, pada saat itu dia ketua satu Osis, kadang dia bisa tegas, kadang dia bertingkah seolah dialah wanita yang paling comel di dunia.
![]() |
| Atika Mutiarani |
Dan yang terakhir, yang paling kecil, dan juga katanya yang paling cool. gayanya yang pendiam di depan orang lain, membuat seolah-olah dia cool. Padahal kalau sama kita-kita, cerewetnya minta ampun, dan selalu mengganggu dan minta di manjain oleh piona dan pani. walaupun seperti itu dia juga aktif di pasus.
![]() |
| Fachrul Rozi |
Seperti yang gue ceritain di atas, kita dari background yang berbeda-beda, bisa kenal sampai dekat banget itu karena osis, di SMA kita juga beda kelas, bahkan si Arul adalah adik kelas kita. Gue dan Atika anak kelas IPS tahun awal sekelas, tahun 2 dan 3 tidak sekelas lagi, Viona, Gilang, Fani, dan Arul anak kelas IPA, mereka juga tidak ada yang sekelas.
Tahun 2015
Ketika ada rapat osis, kita pasti menjadi orang-orang pertama yang mengisi kantor osis, karena begitu tidak inginnya masuk kelas (kecuali Gilang). Di kantor osis tempat kita menghabiskan waktu, mulai dari rapat yang serius, hingga kelar rapat kita bercanda tawa dengan yang lainnya juga, ada yang bernyanyi-nyanyi sambil main gitar, bercerita, bergosip ria dan yang lainnya. Kantor osis tempat ternyaman untuk pelarian dari kelas yang pernah ada.
Kebiasan kita, setelah atau sebelum rapat osis di mulai, pasti kita bakal ke gerbang untuk membeli makanan, dan yang paling sering kita beli adalah bakso tusuk. Bakso tusuk sepertinya jadi iconik makanan masa SMA. Setelah rapat osispun kita tidak langsung pulang ke rumah, kita mian UNO dulu dengan geng uno saat itu, kita main uno sampai magrib dan di usir sama wakil kepala sekolah, habis itu baru kita pulang. Emang hobi nambah-nambah kerjaan wakil kepala sekolah, kita.
Sebenarnya banyak banget yang dekat sama gue di osis, dari teman seangkatan sampai junior, tapi ntah mengapa dengan yang berlima itu gue merasa nyaman aja, dan mereka ternyata juga merasakan hal yang sama, disanalah tebentuk geng kita, eeits satu lagi alasan kenapa kita dekat karena yang paling sering mau ikutan pulang lama karena main UNO juga kita-kita. Sejak waktu itu kita menjadi lebih dekat, sampai-sampai anggota yang lain juga melihat aneh ke kita, yang mainnya kita-kita aja (padahal kita juga selalu mengajak yang lain kok). Menurut gue wajar aja sih, karena kita udah kaya sekumpulan anak ayam yang selalu bersama-sama.
Dilain waktu kita juga sering main keluar bareng, kayak, seperti kalau kita bosan, kita tidak tau mau ngapain kita pergi ke Jam Gadang dan main timezone di Niagara, namanya dulu, sekarang udah jadi Mall Bukittinggi kayaknya. Dan duduk di sekitaran Jam Gadang sambil makan kerupuk mie, dan es cream. Kerjaan gue sama Ona, kalau ada liat yang pake sendal bareng atau apapun itu yang barengan pasti kita ketawain (emang kurang ajar banget otak gue dan ona dulu).
Momen merayakan ulang tahun
Kita juga saling merayakan ulang tahun satu dengan yang lain, dan ritualnya saling memberikan kado. Berawal dari ulang tahun gue, yang ngga tau dari mana mereka ngerjain gue dan ternyata ada aja kado untuk gue, yang berisi seperangkat alat kos dengan semua variasi berwarna pink, yang di dalamnya terdapat : kaos kaki bayi pink, piring pink, gelas pink, sabun cuci baju cair yang berwana pink, sendok pink, gayung pink, pokoknya semuanya pink.
Ulang tahunya pany, kita juga merayakannya kecil kecilan, dan membelikan kado buat Pany yaitu boneka Doraemon. karena pada saat itu pany suka banget dengan Doraemon. ulang tahunya Pio juga, kita belikan kado boneka spongebob (kalau ngga salah, udah lupa). dan kalau ualng tahunnya Gilang, kita berikan kado boneka Monyet dengan berbagai macam aneka yang lainnya. Ulang tahunnya Arul kita datang kerumah arul untuk merayakannya, dan di masakan nasi goreng oleh mama arul, kita beri kado foto kita bersama yang sudah kita kasih bingkai. nah ulang tahun tika gue lupa (sorry tik)
| Ulang tahun pio |
| waktu pulang sekolah kembali ke sekolah |
| waktu kabur main timezone |
| Ini waktu kita buka puasa bersama |
| Ini momen coret-coret, disini terlihat kenapa gue dulu sring banget sebut2 nama binatang. |













tayang <3
BalasHapus