Welcome to my blog.
Ini blog gue, Andre Gusti Candra. Berisi tentang pengalaman gue selama hidup, tulisan-tulisannya tentang apapun.
Selamat membaca. Enjoy!

HERO

1 komentar

 Hero Team


Haii, kali ini gue bakal menulis tentang mereka, pengisi waktu gue selama 3 tahun SMA.

Ternyata lama juga ya jarak postingan gue, dulu gue berpikir akan mencoba untuk berusaha konsisten dalam menulis, eh teryata ada-ada aja yang menghambatnya, mau itu faktor dalam atau luar diri gue sendiri. Nih gue bakal  mulai nulis lagi tentang pertemanan gue di SMA.

Ini dia teman sepermainan gue, yang bisa dibilang kita dekat banget karena osis. Dengan mereka banyak banget cerita indahnya, momen-momen berbagi canda, tawa, bahkan kesedihan. Bahkan, kita juga sudah saling kenal dengan keluarga masing-masing (walapun backgroun kita beda dari dulu, SD,SMP tidak pernah bareng dekat nya ketika SMA dan di masa osis aja). Gue yang berasal dari kota Duri, Riau, SMP gue di Ponpes Pasia, Viona yang berasal dari Lubuk Basung, SMPnya juga di Lubuk Basung, Gilang, yang berasal dari Baso, dan SMPnya di SMPN 1 Baso, Fani, yang berasal dari Balaigurah, SMPnya di SMPN Balaigurah, Atika, yang tinggal di Parik Putuih, SMPnya di SMPN 1 Ampek Angkek, Arul yang tinggal di Panampuang, SMPnya di SMPN 1 Ampek Angkek, walaupun satu smp dengan Atika tapi mereka tidak saling kenal, karena Arul satu tahun di bawah kita. 

Okelah, bagusnya gue perkenalkan dulu ngga sih, mereka dengan karakternya masing-masing. Jujur aja, mereka punya karakter yang unik-unik, gue aja nulis isi sambil ngebayangin gimana kita saling bertemu dulu dan ngga bisa nahan ketawa.

Pertama, sohib yang super gila gue, ngga ada dia ngga rame. Teman yang tidak tau malu sama sekali mau melakukan apapun, di publik ataupun tidak. Dia kocak amat, dan hobi banget ketawa, kadang juga hobi nangis kalau masalah percintaan (hahaha). Yang gue salutin dari dia, jiwa empatinya tinggi sekali, tidak bisa melihat orang susah, kadang dia juga mau nangis sendiri melihat orang yang lagi kesusahan. Dia juga sering kita sebut dengan sumber makanan kita, karena dia hobi makan, dan selalu bawa makanan (stock makanan ada terus). Satu hal yang gue ngga bisa lupa dari dia, kalau kita lagi makan bareng, pasti air minum mineral gue bakal di salinnya ke tempat air minum dia, sampai-sampai gue yang kekurangan minum.  Yap di bawah ini dia, manusia langka yang pernah ada.

 

Viona Mellisa

Kedua, si nyinyir yang kalau ngomong orang lain juga susah untuk mengerti, apalagi kita, tapii karena kita teman, kita paham pahami aja. Yang selalu gue usilin dan gangguin, kadang juga sempat buat dia sampai nangis, kadang juga menghibur dia dari segala masalah yang ada dalam hidupnya. Oh iyaa satu-satu nya orang yang manggil gue oom di SMA, ntah dari mana datang oom nya dia (atau mungkin wajah gue yang boros ya kaya om om), tapi hobi aja dia manggil gue oom. Pany juga salah satu yang paling aktif organisasi di SMA, selain osis dia juga anak Pasus. 


Audini Sari Fani


Ketiga, sering di panggil bos, karena dia ketua umum MPK pada saat itu, pandangan orang ke dia, kayaknya dia galak, pemarah, susah di ajak bercanda, dan kebanyakan junior takut sama dia. Padahal sama kita dia usil banget dan sering membuat fani menjadi kesal dengan tingkahnya.  Tapi emang iya sih dia agak formal orangnya, formal-formal juga asik di bawa bercanda. Dan juga dia hobi belajar paling tidak bisa di ganggu jam belajar dia, disiplin sih soal pembelajaran, dan juga termasuk orang terpintar sih di antara kita (soalnya di kelas unggul ipa), dan juga selain ketua umum di MPK dia juga ketua di Pasus.

Gilang Dwi Satria

Kempat, yang selalu mengaku dirinya lah yang paling comel di antara kita, sebenarnya gimana ya, iya juga sih. Dia juga memiliki jiwa kepemimpinan yang bagus, pada saat itu dia ketua satu Osis, kadang dia bisa tegas, kadang dia bertingkah seolah dialah wanita yang paling comel di dunia.

Atika Mutiarani


Dan yang terakhir, yang paling kecil, dan juga katanya yang paling cool. gayanya yang pendiam di depan orang lain, membuat seolah-olah dia cool. Padahal kalau sama kita-kita, cerewetnya minta ampun, dan selalu mengganggu dan minta di manjain oleh piona dan pani. walaupun seperti itu dia juga aktif di pasus.

Fachrul Rozi

Seperti yang gue ceritain di atas, kita dari background yang berbeda-beda, bisa kenal sampai dekat banget itu karena osis, di SMA kita juga beda kelas, bahkan si Arul adalah adik kelas kita. Gue dan Atika anak kelas IPS tahun awal sekelas, tahun 2 dan 3 tidak sekelas lagi, Viona, Gilang, Fani, dan Arul anak kelas IPA, mereka juga tidak ada yang sekelas.

Tahun 2015

Ketika ada rapat osis, kita pasti menjadi orang-orang pertama yang mengisi kantor osis, karena begitu tidak inginnya masuk kelas (kecuali Gilang). Di kantor osis tempat kita menghabiskan waktu, mulai dari rapat yang serius, hingga kelar rapat kita bercanda tawa dengan yang lainnya juga, ada yang bernyanyi-nyanyi sambil main gitar, bercerita, bergosip ria dan yang lainnya. Kantor osis tempat ternyaman untuk pelarian dari kelas yang pernah ada.

Kebiasan kita, setelah atau sebelum rapat osis di mulai, pasti kita bakal ke gerbang untuk membeli makanan, dan yang paling sering kita beli adalah bakso tusuk. Bakso tusuk sepertinya jadi iconik makanan masa SMA. Setelah rapat osispun kita tidak langsung pulang ke rumah, kita mian UNO dulu dengan geng uno saat itu, kita main uno sampai magrib dan di usir sama wakil kepala sekolah, habis itu baru kita pulang. Emang hobi nambah-nambah kerjaan wakil kepala sekolah, kita. 

Sebenarnya banyak banget yang dekat sama gue di osis, dari teman seangkatan sampai junior, tapi ntah mengapa dengan yang berlima itu gue merasa nyaman aja, dan mereka ternyata juga merasakan hal yang sama, disanalah tebentuk geng kita, eeits satu lagi alasan kenapa kita dekat karena yang paling sering mau ikutan pulang lama karena main UNO juga kita-kita. Sejak waktu itu kita menjadi lebih dekat, sampai-sampai anggota yang lain juga melihat aneh ke kita, yang mainnya kita-kita aja (padahal kita juga selalu mengajak yang lain kok). Menurut gue wajar aja sih, karena kita udah kaya sekumpulan anak ayam yang selalu bersama-sama.

Dilain waktu kita juga sering main keluar bareng, kayak, seperti kalau kita bosan, kita tidak tau mau ngapain kita pergi ke Jam Gadang dan main timezone di Niagara, namanya dulu, sekarang udah jadi Mall Bukittinggi kayaknya. Dan duduk di sekitaran Jam Gadang sambil makan kerupuk mie, dan es cream. Kerjaan gue sama Ona, kalau ada liat yang pake sendal bareng atau apapun itu yang barengan pasti kita ketawain (emang kurang ajar banget otak gue dan ona dulu). 

Momen merayakan ulang tahun 

Kita juga saling merayakan ulang tahun satu dengan yang lain, dan ritualnya saling memberikan kado. Berawal dari ulang tahun gue, yang ngga tau dari mana mereka ngerjain gue dan ternyata ada aja kado untuk gue, yang berisi seperangkat alat kos dengan semua variasi berwarna pink, yang di dalamnya terdapat : kaos kaki bayi pink, piring pink, gelas pink, sabun cuci baju cair yang berwana pink, sendok pink, gayung pink, pokoknya semuanya pink. 

Ulang tahunya pany, kita juga merayakannya kecil kecilan,  dan membelikan kado buat Pany yaitu boneka Doraemon. karena pada saat itu pany suka banget dengan Doraemon. ulang tahunya Pio juga, kita belikan kado boneka spongebob (kalau ngga salah, udah lupa). dan kalau ualng tahunnya Gilang, kita berikan kado boneka Monyet dengan berbagai macam aneka yang lainnya. Ulang tahunnya Arul kita datang kerumah arul untuk merayakannya, dan di masakan nasi goreng oleh mama arul, kita beri kado foto kita bersama yang sudah kita kasih bingkai. nah ulang tahun tika gue lupa (sorry tik) 

Ulang tahun pio
Ulang tahun Arul
(foto-foto yang lain tak ketemu)

Momen ketika kita main-main menikmati kehidupan (hehehe)

Gue mulai cerita dari momen kita bakar-bakar buat sate di rumahnya Pany, hari itu kita kelar rapat osis, dan kalau ngga salah kelar Idul Adha juga, jadi pany dan yang lain punya daging berlebih dari hasil qurban, jadi kita punya ide untuk bakar-bakar. Setelah semua nya setuju untuk buat sate di rumah Pany, kita pun membeli bahan yang lainnya dan langsung caw ke rumahnya Pany, tapi si Arul belum bisa pergi barengan dengan kita, karena Arul masih latihan pasus, dia akan nyusul setelah latihan selesai (padahal Pany dan Gilang adalah senior Pasusnya Arul) 

Setelah kita selesai membeli barang-barang yang lainnya, kita langsung berberes-beres untuk persiapan panggang memanggang satenya, membakar tempurung (kulitnya dari kelapa) dan kayu untuk menjadi bara api yang digunakan untuk membakar sate. Yang cewe juga persiapan membersihkan daging yang akan di jadikan sate, serta menusuknya ke lidi yang akan kita panggang. Beberapa juga membantu mama pany untuk membuat kuah sate. 

Selain sate kita juga buat kerupuk mie atau mie lasa, apapun itulah namanya yang penting bentuknya itu kerupuk yang nanti di atasnya di kasih mie dan kuah sate. Eh selain itu, kita juga buat telur gulung kalau ngga salah. Di saat kita membuat menu-menu itu, hujan juga menemani kita, oleh karena itu kita manggangnya di antara tepi-tepi rumah dan menggunakan payung. Momen itu mahal banget bagi gue, ngga tau aja, momen itu yang terus terngiang di kepala gue, dan memikirkan kapan ya bisa kaya gitu lagi? sederhana, tapi sangat mahal banget bagi gue. 

Setelah beberapa sate sudah masak dan Arul pun belum datang ke lokasi kita, karena dia belum dapat izin oleh senior pasusnya. Kita juga jengkel awalnya dan selalu menyalahkan Gilang dan Pany yang saat itu punya jabatan yang lumayan penting juga di pasus, kenapa ngga ngeizinin arul aja (hahaha). Beberapa menit kemudian, akhirnya Arul juga datang dengan sedikit kebasahan karena terkena hujan. daan kita menikmati momen saat itu sambil memakan sate, kerupuk mie dan telur gulung yang sudah siap kita masak. 










Momen yang kedua yang ingin gue ceritakan, yaitu momen dimana kita sering banget ke Jam Gadang untuk menghabiskan waktu atau lari dari beberapa permasalahan sekolah, seperti tugas dan lain-lain. Seperti yang gue ceritain di atas, Jam Gadang tempat kita makan kerupuk mie dan es cream. Selian Jam Gadang kita juga punya tempat yang selalu di singgahi yaitu, Minori Bento, tempat makanan Jepang, untuk memakan ramen, dan juga ke tempat makan Tofu, gue lupa lagi nama tempatnya. Kegitatan ini yang hampir tiap bulan kita lakukan.

Kangen ngga tuh? selain itu kita juga hobi main ke time zone, apapun itu jenis permainannya kita mainkan. Mau itu karaoke, basket, balap-balap mobil atau motor, pokoknya di mainkan dengan canda dan tawa, tidak pernah main dengan keseriusan, pasti banyak ketawanya. 

Moment dimana kita juga pergi berenang bareng di Pusako Bukittinggi, gue lupa kenapa kita pengen berenang pada saat itu, padahal mereka paling susah di ajak untuk pergi berenang, tidak tau kenapa. yang penting kita menikmati keseruannya pada saat itu. 

Tahun 2016  

Ini adalah tahun kelulusan kami, kecuali Arul, yang masih harus belajar satu tahun lagi di sekolah, kita ngga tau gimana nantik Arul setahun tampa kita, yang selalu kita tanyakan, apakah dia akan merasa kehilangan atau biasa aja? (hahaha) karena biasanya dia menghabsikan waktunya bersama kita, yang gue ingat, Pio dan Pany sayang banget ke dia (pada saat itu). 

Walaupun di tahun 2016 kita tidak menjabat sebagai pengurusan osis lagi, tapi kita tetap mengahabiskan waktu berbarengan, meskipun sering tidak fullteam seperti yang dahulu, tapi kita juga menikmatinya. Jujur saja, jalan pertemanan kita juga tidak semulus yang di bayangin kok, cuman kita bisa menghandlenya dan mempertarhankan pertemanan kita. 

Pada saat hasil pengumuman kelulusan kita keluar, awalnya gue bingung banget, karena pada saat itu gue barengan pergi ke sekolah dengan teman-teman ips 2, sementara kita juga janjian untuk ngumpul barengan juga dengan team hero. Di lain sisi, teman-teman kelas gue juga ngajak barengan, gue di saat itu, jujur merasa ngga enak dengan semuanya, akhirnya gue putar nih isi otak kepala gimana bisa adil bersama mereka semua, ya sudah gue satukan mereka team hero dengan teman-teman ips 2, untung saja mereka mau untuk bergabung. Karena menurut gue dulu, untuk mengabungkan mereka itu momen yang menyusahkan. Walupun di lain sisi teman-teman yang lain juga kesal dengan gue, tapi cara gue menghadapinya dengan membawa ketawa, karena menurut gue saat itu hidup juga tidak harus di bawa serius terus, enjoyin aja selagi masih bisa merasakan kebahagian barengan dengan teman-teman yang satu frekuensi. 
waktu pulang sekolah kembali ke sekolah

waktu kabur main timezone

Ini waktu kita buka puasa bersama

Ini momen coret-coret, disini terlihat kenapa gue
dulu sring banget sebut2 nama binatang.

Setelah momen coret-coret dan perpisahan selesai, mulailah saat-saat kita gelisah menunggu hasil dimana kita bakal melanjutin dunia pendidikan kita, segala hal kita persiapkan, (kalau tentang gue sudah gue ceritakan di blog gue yang berjudul mencari tempat belajar) ini tentang mereka, Gilang, Pany, Pio dan Tika, mereka sudah mulai mempersiapkan diri untuk bimbel (sebelum hasil SNMPTN di umumkan), gue tau mereka rajin banget bimbel, yang lumayan tidak rajin itu viona, karena gue dan dia sering banget cabut dari tempat bimbel dan main ke jam gadang, dan kadang juga ngajak Pany. 

Ketika hasil SNMPTN keluar, yang lulus dari kita cuman satu, Gilang seorang, Teknik Sipil Universitas Andalas,  emang wajar sih dia pintar disiplin juga orangnya. yang lainnya nihil. Akhirnya kita mengikuti SBMPTN, dan yang lulus cuman Tika dan Pio, Tika Disainer UNP, Pio, Biologi UNP, gue dan pany? ya harus sabar. oh iya, Pany yang tak mau kuliah kalau dia tidak keterima di ITB, hatinya kuat banget pengen masuk ITB. Dan gue akhinya keterima di Unand dengan jalur mandiri jurusan Sosiologi. Pany, yang harus bimbel setahun lagi untuk menggapai cita-citanya kuliah di ITB.

Di tahun 2017, gue dan yang lain mendengar kabar gembira, Pany berhasil masuk ke ITB dengan jurusan Geologi, Arul keterima di Polman Bandung, dan yang lainya Gilang berhasil masuk STAN, yang gue heran dulu waktu SMA dia tidak tertarik masuk STAN, satu tahun kuliah di unand, dia mencoboa dan ternyata jebol juga. keren emang teman-teman gue.

Sebenarnya banyak banget momen-monen bersama mereka, cuman udah dulu ya sampai disini dulu ceritanya, ntar gue coba lagi buat nulis tentang mereka, hehehe

Sedikit pembelajaran yang gue dapatin dari mereka, yaitu kegigihannya untuk menggapai cita-citanya, gue salut banget dengan kegigihan mereka dulu, merasa bersyukur aja ada di antara mereka, ada yang emang dasarnya pintar banget, disiplin banget, kocak banget, unik, dan yang tak lupa hobi berorganisasi, menghabiskan waktu dengan hal-hal yang bermanfaat. Dan yang satu hal, gue tau perjuanagn mereka untuk menggapai itu tidak mudah, tapi mereka tidak pernah putus asa, dan tetap semangat (ini juga salah satu alasan gue tetap semangat melakukan sesuatu).  Dulu gue penasaran dan pernah berfikir, gue pengen lihat 5 tahun kedepan mereka bakal jadi seperti apa? berarti itu di tahun 2021 kan ya, eh di tahun 2020 aja, mereka sudah mulai melihatkan taringnya, masing-masing. Salut banget gue dengan mereka, dan merasa bersyukur pernah mengisi hari-hari mereka. 

Semoga teman-teman yang sudah memcaba sampai habis, dapat bermanfaat ya, 
Terimakasih sudah membaca, Enjoy your time!

1 komentar :