Welcome to my blog.
Ini blog gue, Andre Gusti Candra. Berisi tentang pengalaman gue selama hidup, tulisan-tulisannya tentang apapun.
Selamat membaca. Enjoy!

 Ketidakjelasan untuk menulis apa :)


Hi, lama ya tidak menulis lagi di blog ini, dikarenakan waktu yang terhabiskan untuk mencari nafkah demi sesuap nasi, ya tujuannya hanya untuk bertahannya hidup di dunia yang keras ini.  

since... seminggu yang lalu gue kepikiran ingin menulis beberapa kata-kata yang sesuai menggambarkan isi hati, akan tetapi niat hanya sekedar niat tidak terealisasikan, ya giman ya, dengan kegiatan rutinitas yang gue jalani akhir-akhir ini membuat gue sadar diri, ternyata membagi waktu tidak semudah ini, belum lagi ada fakto malas yang mendorong dari dalam diri, yaa yang menjadi hanya angan-angan sendiri. 

guiis.... menjadi dewasa tidak seenak yang kita bayangkan ya dan tidak seindah ketika melihat orang dewasa yang asik sewaktu kita kecil dahulu,, 

dulu sewaktu sd, smp, dan sma rasanya pingin banget cepat-cepat jadi dewasa, pengen kerja sana sini biar bisa mencari uang sendiri, eh ketika udah di titik ini kepengennya menjadi kecil lagi sampai berkata di dalam hati, tuhan aku ingin kembali ke masa kecil lagi, masa dewasa ku tidak seindah yang aku bayangi sewaktu kecil dahulu. 

Dunia berubah ngga sih ketika kita sudah menginjak masa dewasa? atau sudut pandang kita saja yang berbeda? dan dunia sebenarnya sama saja? hahaha bisa gila juga lama-lama 

some one said to me, "hidup mu di dunia ini bagaikan kamu sebagai seorang nahkoda di tengah lautan, kamu yang memandu kapal, tinggal mau di bawa ke arah mana nih kapal, dan tujuannya apa? selama di perjalanan menuju tujuan tersebut kamu pasti melalui banyak hal, ada hal yang indah seperti melihat pemandangan yang indah, menikmati udara di tengah lautan, dan menikmati suara tiupan angin dan udara yang segar yang seketika membuat kamu tenang dan bahagia, tetapi juga ada tantangan dan rintangannya seperti melewati badai angin yang tak menentu, hujan yang datangnya tidak tau kapan lalu gangguan kecil lainnya yang mungkin membuat kamu harus berhenti dulu sejenak, tetapi kamu harus tetap melanjutkan perjalan menuju tujuan yang ingin kamu tuju. kalau kamu menyerah bisa jadi kamu tenggelam di dalam lautan, akan tetapi kalau kamu tetap berusaha kamu akan berhasil sampe ke tujuan. Begitu juga dengan kehidupan, kalau kamu mau sampai ke tujuan yang kamu inginkan, kamu akan melewati beberapa hal, maupun itu kebaikan ataupun keburukan yang terpenting kamu harus tetap bertahan sampai ke tujuan" kalimat itu seakan-akan menjadi power di dalam kegiatan-kegiatan yang selalu gue lalui :) Thank's ya buat kamu yang sudah memberikan cerita tersebut.  

dan thanks too to my mom, one day, i called her by video call WhatsApp, talk to her " maa, ngga enak ya menjadi dewasa, seketika dia ketawa dan tersenyum, lalu gue melanjutkan percakapan, ma boleh ngga aku meminta untuk kembali kecil lagi seperti aku TK dan SD dulu, biar bisa di pergi sekolah di antarin, makan di suapin dan bangun pagi di bangunin. dia hanya tersenyum, dan gue bertanya, ma, bagaimana ama dan apa dulu bisa kuat menjalani hidup dan akhirnya sampai di saat ini? sedangkan aku yang tidak bisa mencapai target dalam apa yang aku kerjakan saja sudah lelah ma, sudah capek berusaha agar tetap pura-pura tegar. she said. nak, Allah itu tau mana yang terbaik untuk kamu, kamu tau kenapa Allah belum memberikan mu kemudahan saat ini kenapa? karena Allah takut kalau kamu bisa mencapai apa yang kamu inginkan secepat ini dia takut kehilangan kamu, dia takut kamu lupa dengan Allah, Allah takut kamu sombong dan lupa diri, karena itu Allah masih ingin kamu tetap selalu ingat dia. dia tau kamu punya sifat tinggi hati ketika kamu bisa mencapai yang kamu inginkan. percayalah ketika Allah sudah mengizinkan, pasti waktu itu akan datang, yang terpenting untuk saat ini lakukan yang terbaik dan selalu dekati diri dengan Allah. berbuat baiklah kepada setiap orang, jangan lupa untuk saling berbagi dari rezeki yang kamu dapatkan, ingat dari gaji yang kamu dapatkan tidak sepenuhnya itu milik mu, ada milik orang lain yang membutuhkan tapi di titipkan kepada kamu. damn! gue seketika meneteskan air mata dan terdiam. 

menurut gue wajar saja ketika kita di titik terendah kita berbagi cerita kepada orang-orang terdekat kita, agar bisa mendapatkan beberapa masukan, saran serta cara mengatasinya, atleast bisa mendapatkan kesenangan tersendiri dapat bercerita lalu mereka mendengarkan dan memberikan respon yang positif yang membuat kita bisa menjadi semangat lagi menjalani kehidupan yang serba lika liku ini. Yang terpenting jangan pernah di pendam sendiri, cari solusi untuk mengatasi. 

Hi pinix, yang tak terlupakan, terimakasih juga ya sampai saat ini masih menjadi tempat ternyaman gue untuk saling bercerita, tertawa, menangis dan meluapkan amarah. so happy to have you in my life since 2018 till now. keep always like this yaa hehehe,, next story will telling about us!


Phoenix 

Thanksss 

Tidak Jelas

 


Gunung Marapi adalah gunung yang pertama kali gue daki selama hidup, ntah kenapa pada saat itu mau aja di ajak oleh sohib gue untuk mendaki, padahal dikeluarga gue sendiri tidak ada yang hobi mendaki gunung, dan tidak ada yang pernah, dan tidak akan pernah diizinkan. 

Banyak cerita indahnya ketika pendakian pertama yang gue dapatkan, mulai dari candaan, tawa, kawan baru dan pemandangan yang indah yang sebelumnya tidak pernah gue dapatkan. Dari sana baru gue sadari kenapa ada orang yang hobi mendaki gunung, yang mugkin akan memakan waktu lebih dari seharian, dan menghasilkan rasa capek di badan, serta membuat tubuhnya menjadi sensara. Tapi mereka tetap rela melakukan itu.  

Akan tetapi ketika sudah sampai di atas Gunung, semua rasa capek  itu, terbalaskan! 

Gunung Marapi yang terletak di Kab Tanah Datar, kalau kita mau ke sana bisa mulai memasuki jalan dari Koto baru, Padang Panjang, kalau perjalanan dari Padang tepat simpang sebelah kanan sebelum MAN Koto Baru, tapi kalau berjalan dari arah Bukittinggi tepat simpang sebelah kiri setelah MAN Koto Baru. 

Biasanya, para pendaki akan ramai mendaki pada saat hari-hari tertentu seperti 17 Agustus, malam tahun baru, atau tanggal-tanggal tertentu. Tujuannya untuk mencari suasana dan moment-moment indah bersama sahabat karib, keluarga, ataupun pacar kalau punya, kalau tidak jangan ngaku punya, atau pinjam pacar orang, TIDAK BOLEH. hehehe. Tetapi ada juga pendaki yang mendaki pada hari-hari biasa, tergantung kemauan pendaki juga sih. 

Pendakian pertama, gue hanya membawa ransel kecil (ransel untuk pergi sekolah)  yang berisi baju jaket dan mie instan serta makanan ringan yang lainnya, karena gue tidak tau apa saja yang akan di bawa untuk mendaki, teman-teman cuman mengatakan itu saja yang perlu gue bawa. yaa gue cuman membawa itu saja. di perjalana para pendaki membawa ransel yang besar dan barang-barang yang lain, nah gue hanya diam.  

Tepat pukul 15;00 sore, kita berangkat dari Biaro menuju Koto Baru dengan transportasi umum yang disebut dengan Tranek. Waktu itu cuman membayar Rp. 10.000 satu orangnya. ketika kita nyampe di Koto Baru, kita langsung menuju mesjid untuk siap-siap sholat magrib. Kelar sholat, kita langsung menuju simpang pertama pendakian bersama teman-teman yang lainnya. Pada saat itu rame banget yang mendaki. Jadi bukan rombongan kita saja, bahkan ada yang dari luar kota, dan Provinsi. 

Uniknya, selama diperjalanan  menuju puncak, para pendaki ada panggilan khusus, yaitu Pak dan Ibuk, mau itu anak-anak, remaja ataupun dewasa tetap dipanggil dengan panggilan Bapak dan Ibuk. Eiiits tunggu dulu, sebelum memulai pendakian kita membayar biaya administrasi dulu ke posko pertama, tujuannya untuk pemeriksaan kelengkapan dan memastikan jumlah anggota yang dibawa berapa, serta pemberitahuan untuk tetap menjaga kebersihan di atas gunung, tidak boleh membuang sampah sembarangan, kalau sudah turun ke bawah sampah harus dibawa kebawah lagi dan diperlihatkan ke posko pertama. 

Rombongan kita, mulai melakukan pendakian pada malam hari, karena menurut mereka kalau memulai pendakian di malam hari tidak terlalu terasa capeknya, dan banyak hal lainnya. Selama di perjalanan kita sering berhenti hehehe karena kita juga mementingkan keselamatan kelompok, lebih lagi di rombongan kita juga terdapat tiga orang wanita yaitu Ain, Eneng dan Noni. 

Selama perjalannya juga gue sering mengusili sohib gue, yaitu Ain, dengan beberapa kali bertanya, "sob kotor ngga pantat gue?" sambil memberika bokong gue di hadapan dia. wkwk anehnya dia malah merespon "ngga sob" ya sudah gue ketagihan untuk bertanya terus kalau misalnya gue terjatuh saat pendakian atau setelah duduk disalah satu tempat ketika setelah istirahat. 


Foto di atas, kita ambil ketika beristirahat kesekian kalinya, dan akhirnya mengambil keputusan untuk mendirikan tenda di tepi jalan menuju ke Cadas (tempat pendaki mendirikan tenda di Gunung). Sambil mempersiapkan makanan untuk dimakan, kita juga saling bekerja sama, bercanda, ketawa dan bernyanyi-nyanyi seakan-akan dunia hanya milik kita, dan tidak ada permasalahan di dalam kehidupan. itulah serunya mendaki, seoalah hidup hanya semudah dan seindah itu. 

Peristirahatanpun selesai, kita melanjutkan perjanan menuju cadas, meskipun badan sudah terasa sangat lelah, akan tetapi rasa penasaran untuk melihat puncak gunung marapi seperti apa membuat seolah-olah capeknya hilang sesaat, tambah lagi cerita dari teman-teman yang sudah pernah mendaki, "ntar kamu kalau sudah di atas pasti akan takjub, rasa capek akan hilang". 

Tadaa, ketika sampe di Cadas, gue merasa berada di atas awan, sebenarnya emang di atas awan si, wkwk karena di bawah gue ada kumpulan awan. Tapi memang bener, semua rasa capek terbayarkan, karena melihat keseluruhan kota Padang Panjag, Bukittinggi dan sekitarnya dengan jelas. Apalagi ketika menjelang malam hari atau pagi hari, melihat lampu yang hidup dan mati bergantian, itu indah banget sii.Tuhan emang maha sempurna, menciptakan semuanya dengan indah. 

Sayangnya saat itu gue belum ada kamera yang proper untuk menjepret semua keindahan itu. 

                                       

Itu foto-foto pendakian pertama dan kedua gue, banyak foto yang tidak nemu, udah lama banget juga tahun 2016 kali ya. Tapi the memoriesnya tidak akan pernah tidak nemu ataupun hilang, akan selalu ada di dalam kenangan. Percayala, ketika mendaki sebuah gunung, kamu bakal menemukan hal-hal yang belum pernah kamu temui sebelumnya, banyak hal menarik lagi di dunia ini, jadi mengapa tidak kita coba? selagi masih bisa mencoba, saran gue coba aja. 

Jujur aja, pendakian pertama ini, gue tidak ada minta izin ke orang tua, dengan modal nekat doang, karena gue juga penasaran dengan Gunung dan sekitarnya. Tapii ketika gue nyampe di puncak ntah kenapa skenario Allah memang indah. Orang tua gue tiba-tiba aja sudah berada di Payakumbuh, dan menelfon gue ketika sudah berada di puncak Marapi. hehehe. Mereka minta gue segera menemui mereka di Payakumbuh, ya secara jujur dan terus terang gue kabarin bahwasanya gue lagi berada di puncak gunung marapi, tau respon mereka seperti apa? gue di marahin dong. alm papa gue "Ndak usah ang minta piti lanjo ka den, turun ang kini ko juo!"  gue hanya diam, seketika telfonpun mati hehehe. Dan melanjutkan aktivitas yang lainnya di puncak Gunung Marapi.  (bukannya gue anak nakal ya, hehe tapi kapan lagi gue menikmati keindahan alam yang sudah di ciptakan oleh Allah)

Di gunung marapi, kita bertemu dengan orang-orang baru yang sangat welcome, saling membantu dan toleransi, beda halnya kalau lagi di bawah banyak yang saling dengki. Tapi di gunung saling menghormati dan saling berbagi. keren! bahkan kita saling bergabung dengan rombongan lain yang hanya kenal di sana, saling berteriak memanggil "paaak!, buuuuk!, bara no BBM buuk? bara no bbm pakk?" teman gue ain selalu teriak "paak awak aiiiin pak kembaran manohara!"  yang membuat hampir semua pendaki pada hari itu tau dengan nama dia. Dan rombongan yang lain juga saling menyaut membalas teriakkan setiap rombongan. Lucu aja kalau dikenang. 


Ini  kita team pendaki yang bernama Cazava Adventa

                                         


Tau kenapa nama kita Cazava adventa? 

Nih gue cerita dikit, kita pergi mendaki gunung mengeluarkan biaya bukan? karena kita juga sekumpulan anak SMA ya mungkin bisa jadi di izinin orang tua bisa jadi juga tidak, nah uang belanja kan pas pasan, kita mikir gimana bisa mendapatkan uang untuk bisa mendaki gunung, alhasil kita menjual Ubi goreng yang kita beri bumbu bbq dan balado. Kita jualin di kelas-kelas, ketika jam istirahat. Emang tidak ada malunya kita saat itu. Dan Alhamdilillah apa yang kita jual, semuanya laris manis, walaupun tidak banyak pendapatannya, tetapi kita berhasil mengumpulkan uang tambahan untuk pergi mendaki gunung ataupun pergi main ke tempat yang lain. 

Ubi yang kita jual itu berasal dari kebunnya Eneng, dan memasaknya juga di rumah Eneng, tentunya di izinin Bunda dan Ayah eneng, thankyou Ayah, bunda dan Eneng. 

Ngga asik kalau gue tidak menceritakan sedikit tentang mereka, sekumpulan kecil manusia langka yang pernah ada. mulai dari yang pertama 

The only one sohib gue sedari ponpes yaitu Siti Nur'ain alias Manohara yang kerap di panggil dengan panggilan Ain. Orang yang super kuat yang pernah gue kenal, kuat mental dan fisiknya, gue bersyukur banget bisa kenal dengan sosok dia, yang selalu memberikan canda, tawa dan kecerian, selalu memberi hal-hal yang unik kepada temannya, nasihat motivasi bahkan cerita-cerita kocak yang diceritkan dari imajinasinya. Sob! i'm so proud of you. gue tau di balik kebahagian yang ia berikan ke kita semua ada cerita luka yang di tutupinya, salut banget sama dia, can't describ!

Kedua, Noni Erlina yang kerap di panggil dengan sebutan cinoik wanita yang lemah lembut parasnya dan perasaanya, memiliki suara yang indah tapi tidak percaya diri dengan itu semua. Yang selalu over thinking to everyone, but we know she is the honest person, memiliki jiwa pertemanan yang tulus dan baik banget! non jan kicekan juo Andre sombong yo non wkwkwk, yang selalu kalau ketemu pasti bilang "Andre ko sombong bana kini" padahal ketemupun kita kalau di sekolah selalu saling sapa dan lain-lain tapi tetap di judge sombong oleh dia.

Ketiga, Noor Kumala Sari, yang sering kita panggil dengan sebutan Eneng, she is the strong women too, but suka memendam sesuatu di dalam hatinya, tidak mau mengungkapkan, tapi kocaknya juga luar biasa, kalau sudah ngomong pasti susah untuk berhenti, memiliki keunikan tersendiri pada dirinya. Hobi bernyanyi lagu-lagu barat, duet dengan Fiqri, dan juga salah seorang yang hobi menjaili si Fiqri. Eneng sesuai panggilannya memiliki jiwa ke neng-nengan wkwkwk. keep it neng! 

The last one, the handsome men, he said. but it can be proved by someone, we don't know who? hahaha seseorang yang super kocak pemikirannya dan imajinasinya. Yang paling hobi dengan sifat pengambok, kalau sudah ngambok semua orang tidak akan di ajaknya berbicara, disanalah turun ain atau eneng yang akan mencoba membujuk dan berbicara kepadanya hahaha. tapi dia selalu perhatian dengan kita, orang yang selalu memperhatikan teman-temannya dan memberikan good advice ketika temannya membutuhkan. bro keep it, and do it to your self too. 

Guys, Ain, Eneng, Noni, Fiqri, Arista kapan nanjak bareng lagi?

hehehe sekian dulu cerita mendaki gunung merapi gue, next bakal ada lagi cerita menarik dari pendakian Singgalang. 

Terimakasih sudah mau membacaa.

See you in the next Blog!

Gunung Marapi

 Terimakasih 2020



Gimana dengan Tahun 2020 Kamu? 

Menyenangkan kah? atau malah sebalikknya? 

Ingat,,  bukan kamu sendiri mengalami masa-masa di tahun ini! 

Yuk disini kita bercerita bareng, tentang apapun, mau kesenangan kesedihan atau apaun itu, yang sudah kita jalani selama di tahun 2020 ini, yang terpenting adalah harus tetap bersyukur. 

Belajar untuk bersyukur itu memang suatu hal yang bisa di katakan mudah bahkan juga bisa dikatakan agak susah kali ya, karena tidak semuanya bisa kita terima dengan sendirinya, terkadang. Tapi tetap harus di syukuri. 

Awal tahun 2020, bisa dikatakan gue lumayan senang, karena, akhirnya judul penelitian untuk proposal penelitian di terima oleh dosen pembimbing, selain itu juga di terima oleh dosen-dosen di jurusan (karena untuk dapat diterima judul penelitian, di jurusan gue harus di diskusikan  dulu dirapat bulanan jurusan). Akan tetapi sebelum itu semua banyak juga berhadapan dengan beberapa kendalanya, yaa taulah ya gimana nasipnya mahasiswa tahun akhir. Yang akhirnya di awal tahun 2020 gue mengambil keputusan untuk keluar kota, yaitu kota Bukittinggi, tujuan awal untuk menyelesaikan penulisan prososal, agar bisa melanjutkan ke seminar proposal. Alhamdulillah, sebelum malam tahun baru, gue berhasil menyelesaikan penulisan proposal (ini proposal kelarnya versi gue, belum tau versi pembimbing gue). kelar menyelesaikan itu semua, gue lanjut main bersama dengan teman-teman jurusan, yaitu Assipa dan Meri. Yang mana pada malam itu kita nginap di rumahnya Assipa untuk merayakan malam tahun baru, kita bakar-bakar ikan dan bermain ke Lapangan Kantin, yang pada malam itu ada Pasar Malamnya. Memainkan berbagai macam aneka permainan yang ada, sambil menghilangkan strees setelah menyelesaikan penulisan proposal. 

Keesokkan paginya gue kembali ke Padang, untuk bisa menemui dosen pembimbing agar bisa bimbingan, dan ternyata setelah bimbingan, gue mendapatkan beberapa perbaikan untuk direvisi, pada saat itu gue bertekat, bulan Januari harus seminar proposal (disini banyak banget pengorbanannya). Dua hari setelah bimbingan gue mencoba untuk meminta bimbingan lagi, dapat revisian lagi, dan setelah tiga kali bimbingan, akhirnya gue mendapatkan persetujuan (acc) untuk menuju seminar Proposal. Gue bersyukur banget saat itu. Memang bener, usaha tidak akan mengkhianati hasil.Walaupun sebenarnya hati gemeteran ketakutan untuk menghadapi tahap-tahap selanjutnya. (jujur aja, untuk menghubungi dosen pembimbing, gue harus mikir 1000x mikir, takut kata-kata kalimat yang gue sampaikan itu salah dan menyinggung dia)

Finally tepat 31 Januari 2020 gue seminar proposal, dengan kesiapan yang apa adanya. dan Alhamdulillah gue mendapatkan nilai prediket A.  disini gue yakin berkat di ridhai oleh Allah, dan di tambah dengan usaha yang bener. 


setelah selesai sempro
Geng seper mainan
anggota seminar Proposal

----

Sembari penulisan skripsi, gue tidak hanya terfokus dengan skripsi aja, gue juga mengambil opportunity tawaran menjadi freelance di kantor Gojek padang, walaupun tidak setiap hari jadwal kerjanya, akan tetapi kalau sudah di panggil ke kantor, itu pasti memakan waktu seharian, ya jadinya skirpsi gue tertinggal. Bisa dibilang sebelum seminar proposal gue hampir tiap hari ke kantor, dan setelah seminar proposal pun gue hanpir tiap hari juga, jadi skripsi sedikit terlupakan. Walaupun seperti itu gue tetap menikmati perjalanan gue. 

cuman ini foto yang nemu waktu kerja di gojek,
ini gue dan bang Tafe

Tepat di akhir febuari, gue dapat tawaran lagi dari atasan gue waktu di Gojek, untuk menjadi seorang Marketing Executive di usaha rintisan dia, yang bernama Clone Studio, (ya namanya juga waktu itu gue haus banget kayaknya dengan ilmu dan opportunity) ya gue terima tawaran itu. Yang membuat hari-hari gue juga sibuk menjalankan kegiatan B2B, sambil  mengerjakan kerjaan di kantor Gojek juga, kalau ada panggilan. Alhasil skirpsi gue bener-bener ketinggalan. 

sebagai Marketing Executive di Clone Studio

Di akhir maret, gue mulai merasa down, dan insecure dengan diri gue sendiri, karena teman-teman yang se angkatan gue sudah ada yang seminar komprehensif (kompre, tahap akhir untuk menuju wisuda) dan juga sudah ada yang wisuda di bulan Febuari, ini titik gue bener-bener down dan selalu membandingkan diri dengan teman-teman yang lain (ya taulah ya, gimana rasanya). Finally gue beraniin bercerita dengan EB team waktu di AIESEC dulu, seperti kak Iwek, kak Enok, kak Cici dan tek fildza. Mereka munkin juga muak dengan curhatan gue, tapi tetep meladenin gue dengan memberi beberapa masukan dan cerita fakta yang bisa di terima oleh pikiran dan otak gue. 

Disini gue mulai berfikir, kalau gue tetap begini terus, pasti gue akan berlarut seperti ini sampai kapanpun, akhirnya gue berani untuk mengambil sebuah keputusan, yang mana keputusan ini sempat membuat gue bingung banget, dan merasa pantas ngga sih keputusan ini gue ambil? atau salah ngga ya? dalam pikiran gue (gue ambil pilihan ini resikonya ini, gue lanjutin ini resikonya ini) sampai-sapai gue pun bingung sendiri. Thats way, lagi dan lagi gue beraniin untuk ceritain kebingungan ini kepada seseorang yang gue percayai, gue rasa dia bisa memberikan sebuah masukan yang logis buat gue. yaitu dia Mande. 

Di hari itu, gue ada jadwal meeting bersama team Clone di kantor Gojek, dan tepat di kantor mande juga ada di sana, dan ia bersiap-siap untuk pulang, lalu gue menahannya, karena gue mau bilang, ada satu hal yang mau gue ceritakan. Tepat di hari itu juga gue ambil keputusan resign dari kerjaan gue yang Marketing Executive. Kelar dari meeting itu, gue bersama mande menuju Bacarito Coffe untuk bercerita. Tau apa yang terjadi? DAMN! ini pertama kali gue bener-bener cerita terbuka mungkin dengan seseorang and you know what? I'm cried!. tbh ini gue ngga tau kenapa, cuman plong bercerita keraguan gue, dan kegelisahan gue untuk pandangan karier masa depan gue dan beberapa masalah lainnya. thankyou man! at that time you saved me, and give me the good adviced. 

-----

April, semua orang juga akan merasakan suatu hal yang aneh di bulan ini, sebuah wabah yang datang tidak di undang,, tapi dengan senangnnya berkeliaran mengambil hak setiap orang untuk beraktivitas. wabah yang tak terlihat tapi di benci oleh setiap orang, yang seakan-akan bagaikan sultan yang bisa mengusai semua ruangan yang ada di permukaan. yang anehnya lagi, sampai kapan? tak seorangpun yang tau wabah ini akan menghilang. 

April, Mei hari berlalu begitu saja, hanya mengurung diri di kamar kosan, ingin rasanya mengerjakan skripsi tapi di tambah dengan rasa malas-malasan. ya ujungnya tidak tekerjakan. disini gue juga bimbang, yang mana tabungan mulai menipis, tapi pengeluaran mengembang. 

Eeeits, tunggu dulu, di pertengahan April gue di hubungi lagi oleh pihak Gojek, untuk bisa bergabung di dalam sebuah projectnya yaitu sebagai pengukur suhu driver yang sedang berjalan pada masa pandemi tersebut, disini gue di posisikan di pertamina daerah baypass, bersama team yaitu bang Tafe, bang Brian, dan bang Iqbal (dimana ketika gue menerima tawaran ini ada sedikit pro dan kontra dari team eb gue wkwkwk). Disini juga gue sedikit tersadar melihat keadaan sosial, banyak dari driver yang mengeluh akan hal ini, seperti ekonomi menurun, tapi mereka harus bekerja demi menafkahi anak dan istri, ada yang sudah kecapekan kewalahan banyak versinya sampai-sampai pada suatu ketika ada seorang driver yang sudah berusia 50 tahun datang ke lokasi gue untuk cek suhu, dan gue melihat hpnya yang sudah retak, tegang-tegang dan dia mulai menghela nafas, tampa gue sadari gue meneteskan air mata, sambil menyampaikan "santai aja pak, jangan terburu-buru, duduk aja dulu disini pak" gue melihat mata yang penuh dengan harapan untuk bisa mendapatkan rezeki agar bisa mencukupi kebutuhan hidup, akan tetapi Hp yang digunakan tidak mendukung lagi. Andai jiwa ini memiliki rezeki yang lebih saat itu pasti akan gue beri sebuah bantuan. yang mana setelah gue memerikasi suhu nya, bapak itu bertanya "apakah ada sembako nak?" seketika hati gue berdebar dengan kencang, serta air mata yang tak bisa tertahankan.  

Pertengahan Mei gue mengumpulkan semua keinginan, dan mencari motivasi untuk bisa mengerjakan skripsi. Akhirnya juni skripsi gue kelar, memcoba untuk menghubungi dosen pembimbing untuk bimbingan, katanya di tengah pandemi bimbingan online, yang ada gue tetap offline, menuju ke kampus jati yang lumayan jauh dari kosan gue. Juni awal bimbingan pertama gue mendapatkan revisian yang begitu banyak, tapi gue langsung memperbaiki, akhirnya 3 hari kelar, bimbingan lagi revisi lagi, bimbingan lagi revisi lagi dalam satu bulan itu bisa di katakan gue ada 5/6 kali bimbingan, dan hasilnya awal Juli gue di ACC untuk menuju seminar komperehensif, tepat  pada tanggal 15 July. What amazing day for me! 

Dosen Pembimbing dan Penguji
Teman Seper-mainan 

-----

Akhir juli menuju Agustus, yaa gue santai-santai sambil merevisi pembuatan CV, Portfolio, aplikasi Linkedin, Kalibr dan Jobstreet. kelar itu gue juga mencoba menikmati kehidupan sebagai pengangguran walaupun sebenarnya banyak beban yang harus di selesaikan seperti revisian skripsi, daftar wisuda, mencari kerja belum lagi masalah yang berkaitan dengan keluarga. Tapi itu semua gue keep dulu dalam pikiran, karena menurut gue itu ada waktunya, kini saatnya santai sejenak. 

September, gue mulai kocar-kacir untuk pendafataran wisuda yang awalnya, ada kabar angin yang menyatakan bahwasanya ada atau tidaknya wisuda pada bulan Oktober, ternyata keluarlah surat edaran dari rektorat yang menyatakan wisuda pada tanggal 03 Oktober 2020. Dengan berat hati mengatakan gue salah satu tamatan dengan wisuda online, disini banyak banget rasa kekecewaan yang gue dapatkan, mulai dari wisuda yang online, harapan yang terlalu tinggi dan yang lainnyalah yang belum bisa gue ceritakan. 

mereka yang ada saat wisuda

04 October 2020, hembusan nafas pertama resmi menjadi seorang pengangguran. Mau melamar kerja, Ijazah belum juga berada ditangan ini, jadi harus menunggu ijazah dulu selama 15 hari, perkiraan dari jurusan. Akan tetapi ijazah bisa gue miliki di tanggal 10 November. Gue kesal aja, semua yang gue planingkan tidak berjalan dengan mulus karena hal yang ngaret-ngaret seperti ini. yang ada dalam pikirian gue, institusi sebesar ini masih juga tidak profesional dalam bekerja!

Akhirnya, tepat 12 November gue balik habis ke kampung halaman yaitu Duri, Riau. gue menghabiskan masa-masa pengangguran dengan beberapa aktivitas yang bisa bermanfaat, seperti menanam pohon stowbery, kaktus, dan berbagai macam tanaman yang lainnya bersama mama gue. gue juga mencoba beberapa kali untuk memasak masakan yang belum pernah gue masak sebelumnya. dan selain itu juga menulis beberapa blog, sambil menunggu panggilan wawancara dan diterima kerja. selama November, bisa dikatakan hampir setiap hari Jum'at gue dapat panggilan wawancara dari berbagai macam Company, tapi hasilnya penolakan, sampai pada akhirnya di tanggal 31 November ada satu company yang mau menerima gue, yaitu AMF (Anwar Muhammad Fondation) di working ordernya gue tertulis sebagai Marketing Staff. 

Pancake ala gue

Working Order


01 Desember 2020, gue langsung menuju lokasi penempatan gue bekerja, yaitu di Solok Selatan, Sumatera Barat. yaa, disini gue menghabiskan akhir tahun gue dengan bertemu dengan orang-orang baru, suasana baru, mulai beradabtasi lagi. Awalnya expektasi gue tinggi banget, gue akhirnya menjadi seorang Marketing, tapi 3 hari menjalani pekerjaan tidak ada sama sekalinya berkaitan dengan marketing. kesal? iya, gue kecewa aja. Tapi gue harus tetap bersyukur, karena gue udah bisa mendapatkan  pekerjaan sebelum 2020 berakhir. 

Dari peristiwa-peristiwa di atas gue banyak belajar, hal-hal yang tidak pernah gue dapatkan di dalam kelas selama 3 tahun 6 bulan di dunia perkuliahan. Yang paling gue ambil pembelajarannya ialah, berjuanglah demi apapun yang kamu perjuangkan, jangan menyerah karena kamu berhak untuk mendapatkan apa yang kamu perjuangkan, meskipun prosesnya tidak menyenangkan. Belajarlah untuk menargetkan sesuatu, walaupun nantik mungkin saja tidak sesuai dengan apa yang sudah kamu rencanakan, karena pada dasarnya manusia hanya bisa merencanakan, tapi tuhanlah yang menentukan. Jangan terlalu berharap kepada manusia, karena seakan-akan kau akan merasakan rasa sakit yang begitu dalam ketika harapan itu tidak kau dapatkan, tapi berharaplah kepada tuhan, karena tuhan tidak pernah mengecewakan. 

Ini cerita gue selama 2020, bagaimana dengan cerita kamu? yuk coba kita ingat lagi peristiwa-peristiwa perjuangan kita, agar kita tau, kita sudah sampai di titik mana? dan sudah berapa jauh kita berjalan dan berjuang? 

Terimakasih sudah membaca cerita gue ya teman-teman. 


2020, Kamu Punya Cerita

 


Yap, kembali lagi di blog gue yaa bro and sist. 

Kali ini gue bercerita tentang sebuah team, yang mana disini gue menjadi head of teamnya, menurut gue ini experience yang sangat berharga banget, bagi gue, karena ini pertama kalinya gue menjadi seorang head of team yang harus mengerjakan beberapa misi dan kegiatan menurut gue gila banget targetnya, lagi, lagi gue belum pernah menjadi head of team sebelumnya. (awalnya gue berfikir ngga bisa untuk membentuk team ini mencapai target-target yang sudah di tentukan, tapi... yuk simak ceritanya) 

Di cerita ini gue bakal bercerita berdasarkan foto-foto yang gue upload disini. 

here we go! 


Fely dan Ira, dua orang wanita yang sifatnya saling bertolak belakang. wkwk, ini moment dimana pertama kali kita foto sebagai sebuah team, yang mana fely sebagai manager Partnership gue dan Ira sebagai manager External Relation. Ada beberapa pertimbangan kenapa gue memilih mereka berdua,yang jelas gue melihata ada potensial pada diri mereka dan gue suka, dan jadilah kita satu team. 


Awalnya ini foto pertama kita fullteam Department, karena ada satu dan lain hal, yang diberitahukan oleh HR department jadinya team kita bertambah satu lagi, ntar ada di foto berikutnya. Ini pada waktu kegiatan Global Village yang diadakan oleh department IGV disalah satu SMP yang ada dikota Padang, habis kegiatan ini, gue dan beberapa yang lain mengajak mereka untuk menghadiri pernikahan salah satu alumni dari organisasi kita, and then go back home. 


Ini dia, foto pertama ERBD department fullteam. foto ini diambil ketika si bryan selesai disiram air keberkahan, eh bukan air apa ya namanya? pokoknya pake air deh. disini to be honest gue mulai bimbang dan berfikir, ada 5 orang yang akan berharap suatu ilmu atau pengalaman dari gue, dan ngga mungkin gue sia-siakan waktu mereka diteam ini. disini gue mulai berfikir bagaimana caranya gue bisa memberikan experience yang worth it bagi mereka dan setidaknya setimballah dengan apa yang sudah gue dapatkan sejauh ini. 

but.. I'm the one who very Happy to have you in this team guys! can't describe it


Ini meeting yang kebeberapa kali ya? yang jelas ini meeting setelah gue pulang dari ERBD summit di Jakarta, dan membawa segudang ilmu untuk mereka. wkwkwk

Gue lupa ini kelar kegiatan apa, yang penting ini kita berfoto di salah satu tempat partner kita pada waktu itu, yaitu Kubik Coffee, yang menjadi tempat langganan kita kalau kita ada kegiatan. 


Ini adalah meeting department pertama kita, yang mana pada saat itu emang hujan seharian, tapi kita sudah set jadwal unuk meeting dan semuanya juga pada bisa awalnya, yaa kita lanjuut meetingnya yang mana meeting saat itu di Malabar, alhasil tempat kita meeting kebanjiran, hujan masih lumayan lebat. pada saat itu Ira tidak bisa ikut meeting kerena di daerah dia tinnggal masih hujan lebat. akhirnya kita punya ide untuk menjeput ira dengan mobilnya Fely, lalu kita putar-putar kota Padang. setelah mengelilingi kota Padang, tak terasan hari sudah hampir larut malam dan hujanpun belum berhenti, tapi kita harus pulang ke rumah masing-masing, ketika hendak mengambil motor di tempat kita meeting tadi ternyata disana masih banjir dan hujan, yo kita tembus aja hujan dengan motor masing-masing untuk pulang. 


Ini Event pertama kita Family Gathering, yang di ketuai oleh Ira dan Fely sebagai OC teamnya, gue? gue sebagai supervisornya. Facri, Melania dan Bryan adalah newe yang membawa orang tuanya untuk kegiatan ini. seneng banget akhirnya event pertama kita berjalan dengan lancar. Thakyou ya Raa, Fell dan yang lainnya. tau ngga sih awal kegiatan ini berjalan sampai akhir, gue deg-degan banget. tapi semua terbayarkan melihat oc team bekerja dengan baik dan disambut dengan antusias yang luar biasa. 


Ini moment dimana gue berfikir, gimana ya caranya memberikan momen yang bisa dikatan indah ya buat mereka? tapi bisa memberikan jejak. akhirnya gue punya ide utuk foto studio bareng mereka. sekalian juga bisa untuk kenang-kenangan dan feed di ig pribadi kita hehehe, dan ini menjadi moment berharga juga bagi gue akhirnya. 


Event kedua kita, ERBDs Day, disini gue terharu banget, melihat antusias dari mereka, dari Ira yang siap-siap untuk memberikan penjelasan tentang ER, dan Fely yang gugupnya gue tau tapi dia tetap percaya diri untuk memberikan penjelasan tentang PD. Melania, Fachri dan Bryan, yang super semangat banget buat kegiatan ini. melihat semangat mereka, yang awalnya gue gerogi dan panikan akkhirnya terbayarakan dengan lega karena mareka. disini juga gue merasa senang banget saat itu. 


Lihat ini, gimana? kece kan team kita? hahaha ini pada saat LCC 2 yang mana temanya adalah hawai atau anak pantai gitu. jadi see team kita, udah anak pantai banget ngga? di tambah dengan reben hitam. 


Momen dimana para staff diminta untuk mengungkapkan isi hatinya kepada VP mereka masing-masing terkait keresahan mereka selama 6 bulan berkegiatan disini. dan kebetulan vp mereka gue, dan gue yang mendengarkan isi hati mereka saat itu, bersama dengan Ira dan Felly. tapi Melania, Fahcri dan Bryan tidak mengetahui awalnya kalau Fely dan Ira ada di dalam ruangan tersebut. 

Ini teamdays pertama kita, Karaokean di Happy Puppy

Ini setelah kegiatan Buka bareng bersama seluruh anggota organisasi kita, dan juga beberapa yang hadir dari Alumni dan senior-senior yang masih aktif di kota Padang


ini kegitan ketiga kita, yaitu halal bi halal, yang diselenggarakan pada h+ 3 setelah lebaran, dan dimana ketiga staff kita tidak bisa hadir karena masih lebaran bareng keluarga. dan Alhamdulillah kegiatan kita berjalan dengan lancar. 


Ini teamdays kedua kita, yang mana kita nginap di rumahnya Ira, 2 hari 1 malam, yang berlokasikan di kota Sawahlunto, kita diajakin Ira keliling keliling kota Sawahlunto, dan pada malam harinya niatnya mau merayakan ulang tahunnya Ira dan Fachri yang sudah lewat, eh ternyata ulang tahun gue juga di rayain, gue ngga mikir kesana malahan. dan sebelum tidur gue buat sesi yang mana disesi itu gue minta mereka jujur dengan isi hati mereka tentang team ini, sejak malam itulah gue tau isi hati mereka, bahkan ada yang mengungkapkan sampai meneteskan air mata, awalnya gue kecewa pada diri gue, gue tidak berhasil ternyata memberikan yang terbaik buat mereka. dan harus mencari jalan lagi untuk bagaiamana bisa memberikan yang terbaik untuk mereka. 

Tapi, akhirnya pada akhir term kita tidak ditakdirkan untuk fullteam, karena pada saat itu satu dari team gue kena cut dengan ada beberapa alasan. gue sedih banget saat itu, team yang gue berharap bisa tetap bersama sampai akhir ternyata tidak terwujudkan, dan dari sanalah gue banyak belajar suatu hal yang tidak pernah mungkin gue dapatkan di tempat lain. 

Satu hal yang harus kalian tau, sampai saat ini gue tidak pernah menyesal satu team dengan mereka. bahkan gue berterimakasih kepada mereka memberikan gue beberapa pelajaran yang harus gue terima dan jalankan. Thankyou! 

Sebenarnya masih banyak lagi moment-moment yang kita lalui bersama, cuman tidak ketemu foto-fotonya, dan ada juga yang tidak tercapture oleh lensa. hehehe

Terimakasih sudah mau membaca.. 

Bermuda Triangel