Masa SMA
Ada Apa Dengan Masa SMA
Hai, kali ini gue bakal bahas masa SMA.
Ada apa sih dengan masa-masa SMA? kata orang-orang, masa-masa SMA adalah masa terindah sepanjang masa, yang sangat memorable banget, dan tidak akan bisa di ulang kembali. Apakah bener, itu yang gue rasakan?
Sebelum ke cerita saat gue di SMA, gue mau ngasih tau dulu nih, awalnya gue ngga ada niatan sama sekali sekolah di SMA ini. Gue juga tidak tau sama sekali dengan SMA ini. Karena target utama gue adalah SMA N 1 Sumbar atau SMA N 1 Padang Panjang, dengan begitu banyak tes dan perjuangan yang di ikuti dan hasilnya tidak lulus. Dengan kecil hati, gue beraniin diri lagi untuk mendaftar di SMA N 1 dan 3 Bukittinggi, lagi-lagi gue cadangan no puluhan sekian karena gue berasal dari luar daerah kali ya? padahal dari yang gue liat-liat, nilainya ada yang tinggian nilai gue si, dari pada yang diterima. Mungkin karena mereka dari dalam daerah, nah gue lupa ceritaan gue sebelumnya sekolah dimana.
Gue tamatan dari Pondok Pesantren Dinniyah Pasia di Kabupaten Agam bagian timur lebih dekat ke Kota Bukittinggi sih, karena di perbatasan kali ya, dan daerah gue itu di Kab Agam, makanya agak susah dikit untuk bisa masuk ke sekolah yang di luar daerah, lagi-lagi humornya, tamatan pesantren juga susah keterima di SMA negeri, yang ada kebanyakan larinya ke MAN atau pesantren lagi.
Ya sudah, gue harus menerima kenyataan itu. Awal mula masuk ke SMA N 1 Ampek Angkek gue culture shock banget, karena mereka menggunakan full bahasa minang khas Canduang, Biaro, pokoknya Bukittinggi sekitarnya dah. Padahal gue tidak ngerti banget, kan di ponpes ngomong keseharian bahasa Arab dan English, walaupun ngga hebat-hebat banget. Akhirnya seiring berjalannya waktu gue jadi terbiasa dengan bahasa itu semua.
Hal yang paling lucu itu ketika mos, seniornya galak galak amat, kita di marahin, di kerjain, pokoknya seram deh. Lebih lagi team kontranya, badannya besar-besar semua. Di kelas gue kita di kerjain abis abisan sampai-sampai drama perkelahian di kelas gue. Perkelahian antara team kontra dan team pronya, yang selalu terngiang di kepala gue "sapo stek diaaaaaaaak! dongkol wak! Jaweek laah! ngicek jo patuang den! caliak lah kawan kalian tu aaa? ndk ibo kalian jo kami? (team pro)" hahaha gue hanya bisa diam .....
Setelah proses MOS, tahun awal SMA gue enjoy-in aja setiap aktivitas yang ada di SMA, gue juga aktif mengikuti beberapa organisasinya seperti Pramuka dan Osis. Selain itu di awal tahun mulai sekolah gue langsung dapat jurusan IPS, walaupun sebenarnya hati ngga menerima, pengennya masuk IPA, yah gimana hasil tes kesehatan mengatakan bahwasanya gue buta warna, padahal nilai gue bisa masuk IPA. Lagi dan lagi harus menerima kenyataan. Gue duduk di kelas X iis 1, tahun selanjutnya XI iis 3 dan tahun terakhir di kelas yang sama XII iis 3.
| Foto waktu kelas XII iis 3 |
Tahun pertama sekolah gue dipilih menjadi ketua kelas, dan Zaki yang gue ceritaan teman dekat gue di blog sebelumnya, dia wakil ketua kelas. Tahun kedua gue juga ketua kelas, dan tahun ke tiga gue juga ketua kelas lagi. Tidak tau kenapa gue selalu di tunjuk menjadi ketua kelas, tapi gue lupa ada satu semester gue ngga mau jadi ketua kelas.
Tahun awal masa SMA, gue habisin dengan mengikuiti aktivitas organisasi bahkan sempat mengikuti MLM (multi level marketing). Panjang banget ceritanya ini, nanti gue bakal buat blog versi organisasi yang gue ikutin di masa SMA, hehehe. Tapi walaupun begitu gue bersyukur ternyata itu semua yang menjadi pewarna masa SMA gue.
Tahun kedua SMA, gue beraniin ngambil keputusan untuk keluar dari organisasi pramuka dan fokus di satu organisasi yaitu osis, ini juga karena gue mikir mau fokus di MLM, ternyata MLM juga tidak lanjut. Hanya lanjut di OSIS yang mana jabatan gue sebagai Koordinator sekbid Ketakwaan, ngga tau kenapa gue dapat disana, mungkin karena background gue dari ponpes kali ya? oke gue terima aja.
Moment yang paling berkesan di kelas 2 ini adalah ketika mata pelajaran seni budaya, kita disuruh untuk tampil dalam kesenian randai untuk mengambil nilai ujian semester, jadi hari-hari gue terisi untuk latihan randai. Randai adalah salah satu permainan tradisional di Minangkabau yang mana dimainkan secara berkelompok (cewe ataupun cowo) dengan bentuk lingkaran, kemudian melangkahkan kaki secara berganti-gantian. Randai menggabungkan seni musik, drama, lagu,tari dan silat menjadi satu.
Bermain Randai itu seru bangeeet. Bagi gue, Randai bisa mengenali seni dan bagaiamana culture dari daerah Minang Kabau ini sendiri.dialog yang gue suka di randai "Ampun baribu kali ampun, ampun kan denei dek tuanku, nan disuruah denei lah pai, iyo karanah padang tarok mambaok siriah jo carano sarato pinang salangkoknyo, tapi tantangan pintak dari iko indak nyo bari dek tuanku", bacanya pakai irama dialog ya guys hehe, hal kocak lainnya adalah gue dengan teman sekelas suka iseng bareng dan kocak-kocak barengan, kadang mengusili teman kadang juga gunjingin teman, bahkan juga sempat-sempatnya gunjingin guru sendiri. hehehe
| ini foto semua barang yang kita pake di gantungin sama anak-anak cewe katanya mau di obral |
| kalau guru ngga masuk kelas be like |
Satu hal yang gue syukurin. ternyata di SMA gue banyak banget dapat teman-teman baru dengan berbagai macam bentuk karakternya. dan gue juga heran ternyata banyak juga kelompok-kelompok pertemanan gue di SMA. yang pertama rombongan osis gue, nama kelompoknya Hero, ini foto mereka.
| Hero, teman seperosisan |
| ini teman-teman cowo di kelas gue. pada kocak semua nih |
Hal lucu lainya ialah, gini... kan gue kelas XII iis 3, tapi gue sering main ke kelas XII iis 2, kadang juga ikut pembelajaran di XII iis 2, karena ngga tau kenapa nyaman aja main sama teman-teman di kelas XII iis 2. Ini awal mulanya kita bisa dekat karena ikut study tour ke Medan, mata pelajaran Sejarah dengan pak Mursal, yang mana anak kelas gue tidak ada yang ikutan cuman gue sendiri. Dan yang banyak ikutan anak kelas XII iis 2, nah disana kita dekat sampai akhir masa sma bahkan UN juga kita tidur barengan, nanti gue bakal buat blog tentang mereka.
Selain aktivitas di sekolah gue dan teman-teman juga sering pergi nongkrong-nongkrong ke Bukittinggi, kadang kalau tidak ada kelas sore, kita langsung caw pergi nongkrong. Ya biasa biar kaya anak-anak yang lain, kita juga sambil mencari-mencari udara segar dan pemandangan. Cuci muka (ngeliatin cewe-cewe Bukittinggi).
| Mt Marapi SUMBAR |
| Mt Marapi Sumbar |

si kecil lagi aktif ya bund
BalasHapusAlhamdulilah ya bund
Hapus